--- Selamat Datang di SSN SMP Negeri 1 Mentaya Hilir Selatan ------- Selamat Datang di SSN SMP Negeri 1 Mentaya Hilir Selatan---
Showing posts with label DUNIA PENDIDIKAN. Show all posts
Showing posts with label DUNIA PENDIDIKAN. Show all posts

Tuesday, December 3, 2013

5 KARAKTER SEKOLAH YANG BAGUS




Pernah mendengar orang tua siswa berkata ‘anak saya bersekolah ditempat yang bagus’. Bagus menurut orang tua belum tentu bagus menurut guru atau siswa. Indikasinya adalah pada beberapa pelatihan yang saya fasilitasi,  jarang sekali saya mendengar ada rekan guru yang mengatakan ‘Saya mengajar di sekolah yang baik’, mudah-mudahan ini terjadi karena rekan saya tersebut terlampau rendah hati. Walaupun memang kata bagus dan baik punya banyak dimensi dan standar yang berbeda-beda.
Jadi sebenarnya seperti apa sih kriteria sekolah yang bagus dan baik itu? Silahkan melihat kriteria dibawah ini, mudah-mudahan membuat kita berpikir untuk menjadi lebih baik dari masa ke masa.
Sekolah yang kepemimpinannya jelas dan positif
Sang pemimpin memperlakukan semuanya dengan adil. Mendengarkan dan memperhatikan keluhan orang tua sambil meningkatkan diri dan sekolah yang dipimpinnya. Memperbaiki guru lewat pelatihan sambil mencari terus hal apa yang bisa membuat guru betah dan kerasan mengajar di sekolahnya.
Ada di posisi paling depan ketika guru membutuhkan bantuan atau tempat untuk curhat, dan pikirannya tidak pernah berhenti untuk mencari jalan demi kebaikan sekolah yang dipimpinnya. Sabar terhadap perubahan, berbicara di depan guru dan orang tua dalam nuansa yang positif di manapun dan kapan pun.
Sekolah yang bagus ada pemimpin formal dan informal.
Mereka bersama-sama menghasilkan budaya yang positif. Tanpa direncanakan pun pemimpin informal akan selalu ada di setiap sekolah. Seorang yang didengarkan suara dan pendapatnya dikarenakan kadang lebih bijak dan mau mendengar. Daripada bersaing, ada baiknya pemimpin formal merangkul dan berusaha bersama-sama menciptakan perubahan yang baik di sekolah.
Sekolah yang baik harus aman
Banyak sekolah yang baru berbuat sesuatu setelah ada kejadian atau ketika semuanya terlambat. Untuk lebih jelasnya, sudahkan sekolah anda berlatih evakuasi bahaya kebakaran (bedakan dengan memadamkan api), apabila ada gempa atau ada serangan orang yang jahat. Bagaimanakah anda mengatur arus keluar masuk penjemput, orang tua siswa dan tamu sekolah. Jadikan satpam di sekolah tidak hanya duduk bermain catur menghabiskan waktu, gunakan semaksimal mungkin kebisaan serta potensi mereka agar tamu yang datang merasa terlindungi dan terlayani dan bukan malah dicurigai.
Sudahkan guru-guru di kelas kita menghargai perbedaan fisik dan hal yang berkaitan dengan kenyamanan secara emosional. Lupakan sekolah yang aman, jika di kelas masih ada siswa yang dilabel dengan sebutan fisik atau cap yang negativf, hanya karena kapasitas intelektual atau kecerdasan yang berbeda.

Sekolah yang bagus adalah sekolah bersih.
Bersih bukan berarti mahal, intinya dibutuhkan kerja sama untuk menjaga lingkungan dan kebersihan semua tempat. Di salah satu sekolah di Jawa timur saya pernah melihat kamar mandi sekolah yang bertuliskan nama seorang guru sebagai penanggung jawab. Jadi tanpa harus menyewa perusahaan pembersih yang mahal, kebersihan tetap kita bisa jaga.
Sekolah yang baik menghargai ‘pendatang baru’ dan mereka para ‘pendahulu’
Banyak cara setiap sekolah dalam menghargai dan menerima pendatang baru, baik mereka adalah guru atau siswa. Yang terbaik dari semua cara adalah menerima dengan tangan terbuka dan memberikan kesempatan sesuai dengan minat dan bakat mereka. Jadi lupakan MOS jika hanya membuat siswa baru trauma atau bahkan jatuh korban.
Saya ingat, saat musim kelulusan sarjana ada sebuah universitas di Bandung yang repot beriklan hanya untuk memberi ucapan selamat bagi para mahasiswa nya yang lulus di wisuda dan uniknya saat yang sama memberikan ucapan terima kasih pada guru-guru SMA yang telah mendidik mahasiswa nya tersebut. Sebuah langkah yang memberikan perspektif lain, yaitu sebuah penghargaan tulus bagi para pendahulu.

 Sumber : http://gurukreatif.wordpress.com/2009/07/17/5-karakter-sekolah-yang-bagus/
Read More

Monday, December 2, 2013

ISTILAH-ISLILAH DALAM DUNIA PENDIDIKAN






Beberapa Istilah pendidikan yang semestinya kita memahami dan mengetahuinya,baik sebagai seorang guru, siswa maupun masyarakat umum :
  • Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa, dan negara.
  • Pendidikan nasional adalah pendidikan yang berdasarkan Pancasila dan Undang- Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 yang berakar pada nilai-nilai agama, kebudayaan nasional Indonesia dan tanggap terhadap tuntutan perubahan zaman.
  • Sistem pendidikan nasional adalah keseluruhan komponen pendidikan yang saling terkait secara terpadu untuk mencapai tujuan pendidikan nasional.
  • Peserta didik adalah anggota masyarakat yang berusaha mengembangkan potensi diri melalui proses pembelajaran yang tersedia pada jalur, jenjang, dan jenis pendidikan tertentu.
  • Tenaga kependidikan adalah anggota masyarakat yang mengabdikan diri dan diangkat untuk menunjang penyelenggaraan pendidikan.
  • Pendidik adalah tenaga kependidikan yang berkualifikasi sebagai guru, dosen, konselor, pamong belajar, widyaiswara, tutor, instruktur, fasilitator, dan sebutan lain yang sesuai dengan kekhususannya, serta berpartisipasi dalam menyelenggarakan pendidikan.
  • Jalur pendidikan adalah wahana yang dilalui peserta didik untuk mengembangkan potensi diri dalam suatu proses pendidikan yang sesuai dengan tujuan pendidikan.
  • Jenjang pendidikan adalah tahapan pendidikan yang ditetapkan berdasarkan tingkat perkembangan peserta didik, tujuan yang akan dicapai, dan kemampuan yang dikembangkan.
  • Jenis pendidikan adalah kelompok yang didasarkan pada kekhususan tujuan pendidikan suatu satuan pendidikan.
  • Satuan pendidikan adalah kelompok layanan pendidikan yang menyelenggarakan pendidikan pada jalur formal, nonformal, dan informal pada setiap jenjang dan jenis pendidikan.
  • Pendidikan formal adalah jalur pendidikan yang terstruktur dan berjenjang yang terdiri atas pendidikan dasar, pendidikan menengah, dan pendidikan tinggi.
  • Pendidikan nonformal adalah jalur pendidikan di luar pendidikan formal yang dapat dilaksanakan secara terstruktur dan berjenjang.
  • Pendidikan informal adalah jalur pendidikan keluarga dan lingkungan.
  • Pendidikan anak usia dini adalah suatu upaya pembinaan yang ditujukan kepada anak sejak lahir sampai dengan usia enam tahun yang dilakukan melalui pemberian rangsangan pendidikan untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan rohani agar anak memiliki kesiapan dalam memasuki pendidikan lebih lanjut.
  • Pendidikan jarak jauh adalah pendidikan yang peserta didiknya terpisah dari pendidik dan pembelajarannya menggunakan berbagai sumber belajar melalui teknologi komunikasi, informasi, dan media lain.
  • Pendidikan berbasis masyarakat adalah penyelenggaraan pendidikan berdasarkan kekhasan agama, sosial, budaya, aspirasi, dan potensi masyarakat sebagai perwujudan pendidikan dari, oleh, dan untuk masyarakat.
  • Standar nasional pendidikan adalah kriteria minimal tentang sistem pendidikan di seluruh wilayah hukum Negara Kesatuan Republik Indonesia.
  • Wajib belajar adalah program pendidikan minimal yang harus diikuti oleh warga negara Indonesia atas tanggung jawab Pemerintah dan pemerintah daerah.
  • Kurikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan, isi, dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu.

sumber : kemdiknas.go.id

Read More